Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan paradigma pembelajaran dari model konvensional menuju pembelajaran berbasis platform digital. Salah satu model pembelajaran yang banyak digunakan adalah pembelajaran asinkronis, yaitu pembelajaran yang memungkinkan peserta didik mengakses materi, menyelesaikan tugas, mengikuti diskusi, dan memperoleh umpan balik tanpa harus hadir pada waktu yang sama dengan pendidik. Namun, pembelajaran asinkronis sering menghadapi kendala berupa rendahnya interaksi, keterlibatan belajar, motivasi, dan kemandirian peserta didik apabila hanya digunakan sebagai media distribusi materi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan platform pembelajaran asinkronis berbasis digital dalam mendukung pedagogik interaktif di era digital. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah artikel-artikel ilmiah 10 tahun terakhir yang relevan dengan pembelajaran digital, e-learning, media pembelajaran interaktif, literasi digital, dan kompetensi pedagogik pendidik. Hasil kajian menunjukkan bahwa platform pembelajaran asinkronis dapat mendukung pedagogik interaktif apabila dilengkapi fitur materi digital, video pembelajaran, forum diskusi, kuis interaktif, penugasan daring, umpan balik, portofolio digital, dan pelacakan aktivitas belajar. Pemanfaatan teknologi tersebut memungkinkan terjadinya interaksi antara peserta didik dengan materi, pendidik, teman sebaya, dan sistem pembelajaran. Dengan demikian, platform pembelajaran asinkronis tidak hanya berfungsi sebagai media penyampaian materi, tetapi juga sebagai sistem digital yang mendukung keterlibatan, kemandirian, kolaborasi, refleksi, dan literasi digital peserta didik. The development of digital technology has encouraged a paradigm shift in learning from conventional models to digital platform-based learning. One of the widely used learning models is asynchronous learning, which is learning that allows students to access materials, complete assignments, participate in discussions, and obtain feedback without having to be present at the same time as educators. However, asynchronous learning often faces obstacles in the form of low interaction, learning engagement, motivation, and independence of students if it is only used as a medium for distributing materials. This study aims to analyze the use of digital-based asynchronous learning platforms in supporting interactive pedagogics in the digital era. The method used is a literature study by examining scientific articles from the last 10 years that are relevant to digital learning, e-learning, interactive learning media, digital literacy, and pedagogic competence of educators. The results of the study show that asynchronous learning platforms can support interactive pedagogics when equipped with digital material features, learning videos, discussion forums, interactive quizzes, online assignments, feedback, digital portfolios, and tracking learning activities. The use of technology allows interaction between students and materials, educators, peers, and learning systems. Thus, an asynchronous learning platform not only functions as a medium for delivering material, but also as a digital system that supports student involvement, independence, collaboration, reflection, and digital literacy.
Copyrights © 2026