Tekanan akademis yang tinggi di lingkungan sekolah kejuruan kerap memunculkan gejala stres, burnout emosional, dan penurunan kualitas belajar pada siswa remaja, namun literasi mereka terhadap strategi pengelolaan diri yang terukur masih sangat terbatas. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa SMKN 5 Makassar tentang praktik self-care dan mindfulness sebagai pendekatan preventif terhadap stres di lingkungan pendidikan. Mitra kegiatan adalah 50 siswa kelas X dan XI yang dipilih secara purposif atas rekomendasi guru Bimbingan dan Konseling. Pelatihan dilaksanakan dalam satu hari penuh dengan memadukan metode ceramah interaktif, praktik teknik mindfulness secara langsung, meliputi mindful breathing, body scan, dan positive self-talk, serta diskusi kelompok reflektif. Evaluasi dilakukan menggunakan desain one-group pretest-posttest dengan instrumen 11 butir pernyataan berskala Likert 1 sampai 5 yang mencakup dimensi pengetahuan, kesadaran, dan niat penerapan self-care serta mindfulness. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata total skor peserta dari 38,48 pada pre-test menjadi 42,20 pada post-test, dengan persentase kenaikan sebesar 9,66% dan nilai N-Gain Score sebesar 0,23. Peningkatan paling signifikan terjadi pada pemahaman konsep mindfulness dan manfaatnya dalam mengurangi stres, masing-masing mencapai kenaikan sebesar 21,2% dan 22,2%. Temuan ini mengindikasikan bahwa pelatihan terstruktur berbasis praktik langsung efektif dalam membangun literasi kesehatan mental siswa kejuruan dan berpotensi dikembangkan sebagai program pendampingan berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Copyrights © 2026