Kawasan wisata alam memiliki potensi strategis untuk mendukung pendidikan lingkungan hidup melalui kegiatan pengabdian masyarakat. Program ini bertujuan mengimplementasikan papan edukasi visual dan tempat sampah terpilah sebagai media edukasi di Kawasan Wisata Alam Cibulan, Kuningan, Jawa Barat. Pelaksanaan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara dengan satu informan kunci (pengelola), serta pendampingan langsung terhadap 12 pengunjung dari kalangan remaja hingga dewasa. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa pemasangan satu papan edukasi visual dan dua unit tempat sampah (organik dan anorganik) efektif meningkatkan pemahaman pengunjung. Berdasarkan observasi dan tanggapan, pengunjung menilai papan edukasi mudah dipahami, dan ketersediaan fasilitas terpilah mempermudah praktik pemilahan sampah secara mandiri. Integrasi media visual dan infrastruktur fisik ini memperkuat fungsi kawasan sebagai sarana edukasi lingkungan yang praktis. Model implementasi ini direkomendasikan bagi pengelola destinasi untuk mendukung program konservasi berkelanjutan.
Copyrights © 2026