Seseorang dapat membentuk citra positif melalui personal branding, sehingga mendorong dukungan atau simpati dari orang lain. Saat ini, personal branding sering digunakan sebagai strategi komunikasi dalam bisnis untuk menunjang pertumbuhan perusahaan, baik secara langsung maupun melalui media. Menurut Desy Tri Anggraini dalam jurnal “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Personal Branding dalam Membangun Citra dan Popularitas dalam Media Sosial,” terdapat tiga prinsip penting (3C): Credibility, berdasar integritas; Consistency, selalu menghadirkan nilai nyata; dan Clarity, memastikan tujuan dan makna jelas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui Field Research (observasi, wawancara, dokumentasi) dan Library Research (studi pustaka). Data primer berasal dari pemilik dan karyawan, sedangkan data sekunder dari literatur dan dokumen terkait. Analisis dilakukan secara deskriptif analitik, menggambarkan data dalam kata, gambar, atau visual, bukan angka. Penelitian bertujuan menambah ilmu tentang usaha sablon dan wawasan masyarakat terhadap profesionalisme kerja. Hasilnya diharapkan memberi kontribusi pada kajian akademis rumah sablon dan menjadi sumber pengetahuan bagi pelaku usaha dalam menghadapi persaingan melalui strategi personal branding.
Copyrights © 2025