Pencemaran air sungai akibat tingginya beban limbah organik menjadi permasalahan lingkungan yang serius, ditandai oleh tingginya nilai COD. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi eco-enzyme dari limbah kulit buah dalam menurunkan nilai COD pada air sungai tercemar secara batch. Eco-enzyme dibuat dari kulit pisang, jeruk, semangka, pepaya, dan nanas dengan rasio 3:1:10 (bahan organik:molases:air) melalui fermentasi tiga bulan. Pengujian dilakukan terhadap air sungai artifisial dengan variasi konsentrasi 5%, 10%, dan 15% selama 12 hari. Parameter yang diukur meliputi pH, suhu, DO, dan COD. Hasil menunjukkan eco-enzyme memiliki bioaktivitas protease, amilase, dan lipase. Penurunan nilai COD intensif pada hari ke-1 hingga ke-5 dan mencapai steady state pada hari ke-9 hingga ke-12. Konsentrasi 5% memberikan nilai COD akhir terendah (22-30 ppm) dengan kulit pisang dan nanas sebagai bahan baku terbaik.
Copyrights © 2026