Tantangan persaingan antar lembaga PAUD dan kurang efektifnya metode promosi konvensional menuntut sekolah untuk melakukan inovasi dalam menjalin komunikasi dengan masyarakat. Proses membangun citra dan hubungan dengan orang tua yang sebelumnya terbatas pada interaksi fisik, kini harus dioptimalkan melalui platform digital. Diperlukan sebuah media yang dapat meningkatkan visibilitas sekolah sekaligus mempererat ikatan emosional wali murid, yaitu melalui pemanfaatan media sosial Instagram karena dinilai memiliki jangkauan luas serta fitur visual yang estetis dan informatif bagi lembaga pendidikan anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana dan sejauh apa pemanfaatan Instagram dalam manajemen humas dapat meningkatkan keterlibatan orang tua dan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan mengambil fokus penelitian di TK Permata Iman 2 Malang. Hasil dari penelitian ini adalah penggunaan Instagram dinilai sangat efektif sebagai sarana promosi dan komunikasi interaktif karena mampu menyajikan berbagai dokumentasi kegiatan dan prestasi siswa secara transparan. Namun demikian, pengelolaan konten yang konsisten dan evaluasi berkala tetap diperlukan agar pesan yang disampaikan tetap relevan sehingga tercipta hubungan yang harmonis antara orang tua dan lembaga dalam mendukung perkembangan peserta didik.
Copyrights © 2026