Sektor pariwisata merupakan kontributor utama bagi ekonomi daerah di Bali, namun persaingan yang ketat menuntut pelaku usaha untuk memiliki strategi pemasaran yang efektif. My Bali Activity, sebagai penyedia aktivitas wisata, menghadapi tantangan berupa rendahnya brand awareness dan minimnya informasi layanan yang diterima oleh calon wisatawan. Jurnal pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan strategi direct marketing guna meningkatkan kunjungan wisatawan melalui pendekatan Design Thinking. Proyek pengabdian masyarakat ini menggunakan metode Design Thinking melalui tahapan Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Implementation. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pengelola, serta dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa rendahnya kunjungan disebabkan oleh strategi promosi yang belum optimal dan berorientasi pada supply side. Melalui tahap ideate dan prototype, dirancang media promosi berupa brosur informatif yang didistribusikan secara langsung kepada wisatawan. Hasil implementasi menunjukkan peningkatan interaksi dan ketertarikan wisatawan secara signifikan, yang ditandai dengan bertambahnya kueri mengenai paket wisata dan harga. Kesimpulannya, strategi direct marketing dengan pendekatan demand side efektif dalam meningkatkan pemahaman wisatawan terhadap layanan My Bali Activity di tengah persaingan industri yang dinamis
Copyrights © 2026