Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi metode bermain peran dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam serta dampaknya terhadap pembentukan karakter ketabahan dan keberanian siswa kelas IV SDN Ajung 06. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, dan 23 siswa kelas IV SDN Ajung 06 Kabupaten Jember. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi teknik dan triangulasi sumber, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode bermain peran mampu meningkatkan keberanian siswa dalam menyampaikan pendapat, tampil di depan kelas, dan berpartisipasi aktif selama pembelajaran berlangsung. Selain itu, metode bermain peran juga membantu membentuk karakter ketabahan siswa yang terlihat dari sikap tidak mudah menyerah, kemampuan bekerja sama, dan ketekunan dalam menyelesaikan tugas pembelajaran. Pembelajaran yang sebelumnya berpusat pada guru berubah menjadi lebih interaktif, kontekstual, dan kolaboratif melalui simulasi kisah hijrah Nabi Muhammad SAW. Temuan penelitian menunjukkan bahwa metode bermain peran tidak hanya meningkatkan pemahaman kognitif siswa terhadap materi Pendidikan Agama Islam, tetapi juga memperkuat internalisasi nilai moral melalui pengalaman belajar secara langsung. Dengan demikian, metode bermain peran dapat menjadi alternatif pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang efektif dalam mendukung pendidikan karakter di sekolah dasar.
Copyrights © 2026