Promosi wisata belanja distro di Bandung melalui media sosial menjadi strategi efektif untuk menarik minat wisatawan lokal, khususnya generasi Z yang sangat aktif di dunia digital. Bandung, sebagai kota kreatif dengan segudang brand lokal, menawarkan pengalaman berbelanja unik yang memadukan fashion, budaya, dan gaya hidup urban. Perancangan ini menggunakan metode perancangan komunikasi visual yang mengacu pada tahapan Robin Landa, meliputi analisis, pengembangan konsep, dan perancangan visual. Kampanye memanfaatkan platform media sosial Instagram untuk menyampaikan konten visual yang menarik, termasuk video teaser, video promosi, dan feeds Instagram. Strategi AISAS digunakan sebagai pendekatan komunikasi untuk mengarahkan perilaku audiens dalam merespon konten. Fokus utama adalah menonjolkan keunikan desain yang memadukan foto dokumenter dan ilustrasi vector dengan gaya doodle, suasana khas distro, serta nilai eksklusivitas yang disukai Gen Z. Dengan pendekatan interaktif dan storytelling yang autentik, promosi ini bertujuan menciptakan koneksi emosional sekaligus memperkuat citra Bandung sebagai destinasi belanja kreatif. Hasil dari perancangan ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisata belanja sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif lokal yang efektif dan mudah diakses, khususnya bagi generasi Z.
Copyrights © 2026