Keterlibatan ayah dalam pendidikan anak usia dini memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan akademik dan sosial-emosional anak. Namun, peran ayah masih sering dipandang sebatas pencari nafkah sehingga keterlibatan aktif dalam pengasuhan dan pendidikan anak belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran ayah dalam komunitas Fructose Dady dalam meningkatkan prestasi anak di TK Islam Sabilillah Malang 1. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan melibatkan ayah, guru, dan kepala sekolah sebagai informan penelitian. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan ayah melalui komunitas Fructose Dady memberikan dampak positif terhadap perkembangan sosial-emosional, motivasi belajar, serta prestasi akademik dan nonakademik anak. Anak yang didampingi secara aktif oleh ayah menunjukkan rasa percaya diri lebih tinggi, kemampuan komunikasi yang lebih baik, disiplin, dan semangat belajar yang meningkat. Komunitas ini juga memperkuat kolaborasi antara keluarga dan sekolah melalui kegiatan parenting, kegiatan sosial, dan pendampingan belajar anak. Selain itu, keterlibatan ayah turut mempererat hubungan emosional antara ayah dan anak. Dengan demikian, komunitas Fructose Dady dapat menjadi praktik baik parenting berbasis sekolah dalam meningkatkan keterlibatan ayah pada pendidikan anak usia dini
Copyrights © 2026