Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara intercultural competence dengan sikap toleransi mahasiswa dalam lingkungan perguruan tinggi yang multikultural. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian terdiri atas 30 mahasiswa yang dijadikan responden melalui teknik penyebaran angket berdasarkan indikator intercultural competence dan sikap toleransi. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas Shapiro–Wilk dan uji korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan program IBM SPSS Statistics. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data kedua variabel berdistribusi normal karena nilai signifikansi berada di atas 0,05. Selanjutnya, hasil uji korelasi menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,405 dengan nilai signifikansi 0,026 < 0,05. Temuan tersebut mengindikasikan adanya hubungan positif dan signifikan antara intercultural competence dengan sikap toleransi mahasiswa. Mahasiswa yang memiliki kemampuan lebih baik dalam memahami dan menghargai keberagaman budaya cenderung menunjukkan sikap toleransi yang lebih tinggi dalam kehidupan sosial maupun akademik. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa penguatan kompetensi antarbudaya memiliki kontribusi terhadap pembentukan karakter mahasiswa yang inklusif, terbuka, dan mampu hidup berdampingan secara harmonis dalam masyarakat multikultural.
Copyrights © 2026