Literasi sains merupakan kemampuan penting yang perlu dikembangkan sejak sekolah dasar karena berkaitan dengan kemampuan peserta didik dalam memahami konsep ilmiah, berpikir kritis, dan memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Namun, hasil Programme for International Student Assessment (PISA) tahun 2022 menunjukkan bahwa kemampuan literasi sains siswa Indonesia masih tergolong rendah sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang efektif dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji trend dan strategi peningkatan literasi sains siswa sekolah dasar dalam pembelajaran IPA melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review dengan pendekatan Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analysis (PRISMA). Data penelitian diperoleh dari jurnal nasional terakreditasi yang dipublikasikan pada tahun 2022–2026 dan dianalisis melalui tahapan identifikasi, screening, eligibility, dan included hingga diperoleh 10 artikel yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa trend peningkatan literasi sains didominasi oleh penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi digital, pembelajaran berbasis STEM, media interaktif, permainan edukatif, serta pendekatan kontekstual dan etnosains. Strategi tersebut terbukti mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, pemahaman konsep IPA, motivasi belajar, dan kemampuan siswa dalam menerapkan pengetahuan ilmiah dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, inovasi pembelajaran IPA memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan literasi sains siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026