Penelitian ini bertujuan menganalisis permasalahan keterlambatan siswa yang berulang serta upaya penanganannya di SMA Negeri 3 Medan. Keterlambatan merupakan pelanggaran disiplin yang masih sering terjadi dan berdampak negatif terhadap proses pembelajaran serta pembentukan karakter siswa. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan angket yang disebarkan kepada 66 siswa kelas XI yang dipilih melalui purposive sampling. Data dianalisis secara deskriptif dalam bentuk persentase untuk mengetahui tingkat keterlambatan, faktor penyebab, dampak, dan efektivitas penanganan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlambatan siswa masih tinggi dan terjadi berulang. Sebanyak 80% responden pernah terlambat, sedangkan 75% mengaku melakukannya secara berulang. Faktor internal menjadi penyebab utama, seperti tidur terlalu malam, bangun kesiangan, rendahnya manajemen waktu, dan kebiasaan menunda persiapan sekolah. Faktor eksternal meliputi kemacetan, jarak rumah yang jauh, dan kurangnya pengawasan orang tua. Keterlambatan juga berdampak pada menurunnya semangat belajar, munculnya rasa malu, dan terganggunya proses pembelajaran. Meskipun sekolah telah menerapkan aturan dan sanksi yang jelas, efektivitasnya masih belum optimal dalam mengurangi keterlambatan yang terus berulang.
Copyrights © 2026