Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Social-Emotional Learning (SEL) yang diintegrasikan dengan Project-Based Learning (PjBL) terhadap kemampuan berbicara siswa di SMK PGRi 3 Denpasar. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen yang melibatkan 90 siswa kelas X dari kelas X KUL 5 dan X KUL 6. Siswa dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, yang masing-masing terdiri atas 45 siswa. Kelompok eksperimen memperoleh pembelajaran PjBL yang terintegrasi dengan SEL, sedangkan kelompok kontrol memperoleh PjBL konvensional tanpa integrasi Sel. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test berbicara menggunakan rubrik penilaian yang diadaptasi dari Cyril, yang mencakup aspek tata bahasa, kosakata, pemahaman, kelancaran, dan pelafalan. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, uji t Independent Samples, dan Analysis of Covariance (ANCOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen memperoleh rata-rata skor post-test yang lebih tinggi (64,56) dibandingkan dengan kelompok kontrol (59,33). Selain itu, hasil ANCOVA menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dari PjBL terintegrasi SEL terhadap kemampuan berbicara setelah mengontrol skor pre-test (p=0,11). Di antara aspek kemampuan berbicara yang dinilai, kosakata dan kelancaran menunjukkan peningkatan kemampuan berbicara siswa dalam pembelajaran bahasa Inggris di sekolah menengah kejuruan
Copyrights © 2026