Penelitian ini mengkaji struktur naratif dari Kakawin Siddharthayana. Kakawin Siddharthayana merupakan salah satu karya sastra berbahasa Jawa Kuno yang masih menggunakan kaidah prosodi kavya dan tercipta di Bali. Sebagai karya sastra yang terlahir di Bali pada abad ke-20 maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur naratif yang terkandung di dalamnya, sehingga manfaat penelitian ini nantinya adalah untuk menambah wawasan mengenai perkembangan sastra kakawin pada periode Bali. Metode dan teknik yang digunakan terbagi dalam tiga tahap kerja. Pengumpulan data menggunakan metode studi pustaka dan simak serta dibantu dengan teknik baca dan catat. Tahap analisis data menggunakan metode deskriptif analisis serta disertai teknik pemilahan dan pemilihan data. Pada tahap ini digunakan Teori Mahakavya sebagai salah satu panduan bagi para penyair di zaman Jawa Kuno. Pada tahap penyajian digunakan teknik formal dan informal. Dari analisis yang telah dilakukan ditemukan bahwa Kakawin Siddharthayana masih mengikuti pedoman yang berasal dari tradisi kavya yang termuat dalam Teori Mahakavya. Satuan-satuan naratif yang ditemukan diikat oleh lima sandhi, serta satuan naratif yang paling menonjol dalam kakawin ini adalah prayana (perjalanan) dan dharmasastra (ajaran).
Copyrights © 2026