Penelitian dalam artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam mengenai integrasi antara prinsip manajemen modern dan nilai-nilai profetik dalam memperkuat tata kelola lembaga dakwah guna menghadapi tantangan disrupsi teknologi informasi serta arus globalisasi saat ini. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka dan analisis konseptual terhadap strategi manajemen sumber daya manusia pada organisasi nirlaba Islam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa transformasi strategi rekrutmen berbasis talenta dengan mengadopsi matching theory, serta penerapan manajemen pelatihan terstruktur menggunakan kerangka kerja POACE (Planning, Organizing, Actuating, Controlling, dan Evaluating) mampu menutupi kesenjangan kompetensi manajerial da'i secara holistik dan komprehensif. Selain itu, ditemukan bahwa pergeseran paradigma dari pengelolaan tradisional yang paternalistik menuju manajemen profesional berbasis data (data-driven) serta akselerasi literasi digital merupakan syarat mutlak agar pesan syiar tetap kompetitif di ruang siber kontemporer. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan kapasitas da'i pada dimensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial secara terintegrasi efektif menjadikan lembaga dakwah sebagai agen transformasi sosial yang sangat akuntabel, kredibel, dan relevan dalam menjawab dinamika kebutuhan spiritual masyarakat modern.
Copyrights © 2026