Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterlibatan ayah dalam pendidikan anak usia dini dalam perspektif gender pada jenjang prasekolah di Kelompok Bermain (KB) Pusposari. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian ditentukan secara purposive sampling, melibatkan ayah sebagai informan utama serta guru dan ibu sebagai informan pendukung. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan uji keabsahan melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan ayah masih rendah dan cenderung bersifat terbatas serta situasional. Faktor yang memengaruhi meliputi tuntutan pekerjaan, konstruksi sosial budaya, rendahnya kesadaran ayah, serta lingkungan sekolah yang belum inklusif. Ditemukan pula indikasi fenomena fatherless secara psikologis, yaitu minimnya keterlibatan emosional dan edukatif ayah. Dalam perspektif Al-Qur’an, terdapat kesenjangan antara peran ideal ayah sebagai pendidik dengan praktik di lapangan. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan keterlibatan ayah melalui pendekatan yang lebih inklusif dan berbasis nilai religius dalam pendidikan anak usia dini.
Copyrights © 2026