Remaja dapat digolongkan sebagai kelompok usia rentan yang mengalami kebingungan dalam memahami relasi romantis dan perlunya batasan dalam berpacaran. Kondisi ini dapat berpotensi menjerumuskan remaja dalam hubungan pacaran tidak sehat dengan segala risikonya. Oleh karena itu diperlukan pendampingan dan psikoedukasi bagi remaja. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa di salah satu SMP di Surabaya mengenai relasi romantis yang sehat, pentingnya menghargai diri sendiri, serta kemampuan menetapkan batasan dalam berpacaran. Kegiatan dilaksanakan pada siswa kelas VII hingga IX di SMP X Surabaya dengan jumlah peserta sebanyak 95 siswa. Metode yang digunakan adalah pembelajaran interaktif melalui pemberian materi, diskusi kelompok, dan sesi tanya jawab. Berdasarkan hasil observasi, peserta menunjukkan keterlibatan dan keterbukaan di sesi pemaparan materi maupun diskusi. Pendekatan partisipatif yang digunakan dalam kegiatan ini membantu menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman dan suportif bagi peserta. Dengan demikian, psikoedukasi mengenai pendidikan seksualitas dengan metode interaktif dapat menjadi salah satu upaya preventif untuk membantu remaja memahami relasi yang sehat dan menghindari perilaku berisiko.
Copyrights © 2026