Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan Peran fasilitator pada program sekolah lansia di Kota Bengkulu. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan strudi dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini adalah Peran Fasilitator pada Program Sekolah Lansia di Kota Bengulu dalam mendapatkan Fasilitator memegang peran yang sangat penting dalam mendukung keberhasilan program Sekolah Lansia. Melalui pendekatan langsung seperti kegiatan senam rutin, fasilitator tidak hanya meningkatkan kebugaran fisik lansia, tetapi juga membangun kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan dan gaya hidup sehat. Kegiatan ini turut memperkuat interaksi sosial antar lansia serta membentuk kebiasaan positif secara mandiri. Motivasi yang diberikan oleh fasilitator tidak hanya ditujukan kepada peserta lansia, tetapi juga melibatkan keluarga, masyarakat, dan kader. Keterlibatan semua pihak ini membentuk dukungan sosial yang kuat sehingga menciptakan lingkungan yang kondusif bagi proses pembelajaran lansia.
Copyrights © 2026