Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivitas fisik terhadap kesehatan tubuh remaja. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari aktivitas fisik sebagai variabel bebas (X) dan skor kesehatan sebagai variabel terikat (Y). Subjek penelitian berjumlah 15 responden remaja. Data diperoleh melalui observasi dan pencatatan tingkat aktivitas fisik serta pengukuran kesehatan tubuh responden. Aktivitas fisik sebesar 60 menit per minggu menghasilkan skor kesehatan 65, sedangkan aktivitas fisik sebesar 400 menit per minggu menghasilkan skor kesehatan 95. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi aktivitas fisik yang dilakukan remaja, maka semakin baik pula kondisi kesehatan tubuhnya.
Copyrights © 2026