Penelitian ini menganalisis implementasi pendidikan karakter berbasis sejarah lokal dalam kurikulum merdeka di sekolah-sekolah yang ada di Jambi melalui studi pustaka sistematis dari 19 sumber ( jurnal, laporan dinas, tesis UNJA ) periode 2022-2024. Temuan utama menunjukkan bahwa model / metode pembelajaran (MGHP) pendidikan pancasila memiliki tingkat keefektifan sebesar 68% dalam membentuk profil pelajar pancasila, namun masih menghadapi tantangan berupa fasilitas sebesar (72%), kesiapan guru (65%), dan penggabungan atau penerapan unsur budaya lokal Melayu Jambi ke dalam pembelajaran yan baru mencapai (48%). Program unggulan dari Dinas Pendidikan Provinsi Jambi seperti “Kelas Inspiratif Karakter” berhasil meningkatkan kedisiplinan siswa sebanyak 42%, sedangkan proyek kolaboratif yang dilaksanakan diluar jam pembelajaran inti ( ekstrakurikuler ) memiliki tinggkat keberhasilan mencapai 55%. Analisis SWOT mengidentifikasi kekuatan pada komitmen provinsi dan peluang pengembangan konten lokal Melayu. Rekomendasi strategi yang dapat digunakan meliputi : (1) mengadakan pelatihan bagi guru yang berbasis pada budaya lokal setempat sebanyak 40 jam pertahun, (2) mengalokasikan dana sebesar Rp 15 juta per sekolah untuk pengadaan media pembelajaran karakter berbasis digital, (3) membuat sistem pemantauan tingkat provinsi, dan (4) mengintegrasikan cerita rakyat Jambi dalam capaian pembelajaran siswa.
Copyrights © 2026