Pemilihan material pipa merupakan aspek krusial dalam sistem perpipaan industri minyak dan gas, khususnya pada kondisi aliran fluida korosif yang mengandung gas asam seperti CO₂ dan H₂S. Ketidaktepatan dalam pemilihan material dapat menyebabkan degradasi material, kegagalan sistem, serta meningkatkan risiko keselamatan dan kerugian ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kriteria pemilihan material pipa serta mengevaluasi performa beberapa material yang umum digunakan, yaitu stainless steel, HDPE, dan pipa galvanis, serta membandingkannya dengan material alternatif seperti Duplex Stainless Steel (DSS) dan carbon steel. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan analisis terhadap aspek teknis, ekonomi, lingkungan, dan keselamatan. Hasil analisis menunjukkan bahwa material konvensional memiliki keterbatasan pada lingkungan dengan tingkat korosivitas tinggi. Duplex Stainless Steel menunjukkan kinerja terbaik dalam ketahanan korosi dan kekuatan mekanik, sedangkan carbon steel tetap unggul dari sisi ekonomi namun memerlukan proteksi tambahan. Secara keseluruhan, pemilihan material harus mempertimbangkan kondisi operasi dan life cycle cost secara terintegrasi untuk meminimalkan risiko kegagalan dan menjamin keberlanjutan operasi.
Copyrights © 2026