Ketergantungan amfetamin merupakan persoalan yang dipengaruhi oleh interaksi faktor biologis, psikologis, sosial, dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dinamika psikologis dan intervensi terapi realitas teknik WDEP pada subjek berinisial M yang mengalami ketergantungan amfetamin. Menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, serta pemeriksaan psikologis. Hasil asesmen menunjukkan bahwa penggunaan sabu berkaitan dengan tekanan pekerjaan, pengaruh teman sebaya, kecemasan, rendahnya kepercayaan diri, gangguan tidur, dan kesulitan menolak ajakan lingkungan. Intervensi terapi realitas teknik WDEP membantu subjek mengenali keinginan, mengevaluasi perilaku penggunaan zat, memahami konsekuensi, dan menyusun rencana perubahan. Setelah enam sesi, kecemasan berkurang, kepercayaan diri meningkat, dan gangguan tidur membaik, meskipun kesulitan menolak ajakan teman masih memerlukan pendampingan lanjutan.
Copyrights © 2026