Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemanfaatan media pembelajaran inovatif berbasis budaya lokal di sekolah dasar, sehingga proses pembelajaran cenderung monoton dan kurang mampu meningkatkan keterlibatan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan animasi edukasi berbasis satua Bali I Jaran Lua Masang Daya Silib yang memenuhi kriteria valid dan praktis untuk digunakan dalam pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian terdiri atas ahli materi, ahli desain pembelajaran, ahli media, serta siswa kelas V SD No 1 Sading. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dokumentasi, dan angket. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media animasi edukasi yang dikembangkan memperoleh persentase validitas dari ahli materi sebesar 90,3%, ahli desain pembelajaran sebesar 86,3%, dan ahli media sebesar 89,6% dengan kategori sangat layak. Hasil uji coba perorangan memperoleh persentase 89,4% dan uji coba kelompok kecil sebesar 90,2% dengan kategori sangat praktis. Dengan demikian, animasi edukasi berbasis satua Bali I Jaran Lua Masang Daya Silib dinyatakan valid dan praktis digunakan sebagai media pembelajaran inovatif yang mampu meningkatkan keterlibatan serta pemahaman siswa terhadap nilai karakter dan budaya lokal.
Copyrights © 2026