Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkatan komunikasi antar siswa dalam kegiatan kerja kelompok. Metode yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif deskriptif dengan subjek sebanyak 30 siswa. Pengumpulan data dilakukan pada angket komunikasi, kemudian data dianalisiskan menggunakan statistik deskriptif (mean, median, modus, standar deviasi, varians) dan uji normalitas Shapiro-Wilk. Hasil penelitian memberi suatu petunjuk jika nilai rata-rata (mean) komunikasi siswa yaitu 100,0 dengan standar deviasi 11,64. Sebahagian besar siswa (66,67%) ada di kategori sedang, 16,67% pada kategori rendah, dan 16,67% pada kategori tinggi. Data diberi pernyataan berdistribusi normal (p=0,702). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu mayoritas siswa sudah mempunyai kemampuan komunikasi yang cukup baik dalam kerja kelompok, namun masih belum optimal. Masih terdapat siswa dengan komunikasi rendah yang perlu mendapatkan intervensi, seperti konseling kelompok, pembelajaran kooperatif, atau teknik focus group discussion, sebagaimana didukung oleh penelitian-penelitian terdahulu.
Copyrights © 2026