Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan siswa kelas V SDN 109 Cappagalung, Sinjai Selatan, dalam menyelesaikan soal cerita pecahan ditinjau dari tahapan Polya, dengan kemampuan membaca sebagai faktor yang mempengaruhi. Penelitian dilaksanakan pada Mei 2025 dengan subjek seluruh siswa kelas V yang berjumlah 21 orang, dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan adanya siswa yang mengalami kesulitan membaca. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes diagnostik, wawancara, dan dokumentasi, yang dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kesulitan membaca (Siswa A) tidak mampu melalui satu pun tahapan Polya memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan rencana, dan memeriksa kembali karena terhambat pada kemampuan membaca isi soal. Siswa lainnya yang membaca lancar umumnya mampu menjawab soal dengan benar, namun secara konsisten tidak menuliskan apa yang diketahui dan ditanyakan, melakukan kesalahan pada tahap merencanakan terutama pada operasi pembagian pecahan, dan melewatkan tahap memeriksa kembali. Kemampuan membaca berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan pemecahan masalah matematika.
Copyrights © 2026