Keterlambatan pada proyek konstruksi sering kali memicu pembengkakan biaya akibat penundaan aktivitas. Penelitian ini mengkaji penerapan metode fast track sebagai strategi percepatan durasi pada proyek Pembangunan Gedung Pastoran Minomartani. Tujuan utamanya adalah mengidentifikasi jenis pekerjaan yang dapat dipercepat serta menganalisis perbandingan total waktu dan biaya setelah penjadwalan ulang menggunakan bantuan perangkat lunak Microsoft Project. Metode pengumpulan data menggunakan data sekunder berupa Rencana Anggaran Biaya, kurva S, dan laporan kemajuan fisik proyek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penjadwalan ulang berhasil tumpang tindih pada lintasan kritis antara pekerjaan struktur, arsitektur, dan MEP. Penerapan fast track secara signifikan memangkas durasi total proyek dari kondisi normal menjadi lebih cepat. Selain mempercepat waktu, metode ini memberikan efisiensi biaya tidak langsung karena waktu pengerjaan menjadi lebih pendek. Kesimpulannya, metode fast track sangat efektif mengoptimalkan kinerja proyek tanpa mengorbankan kualitas bangunan.
Copyrights © 2026