Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara gaya bahasa Generasi Z dan penggunaan bahasa Indonesia baku pada mahasiswa Universitas Negeri Medan. Pendekatan kuantitatif korelasional digunakan dengan melibatkan 33 responden melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert 1-5 sebanyak 10 butir pernyataan. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji korelasi Spearman sebagai pendekatan nonparametrik karena data tidak memenuhi asumsi normalitas (W = 0,919; p = 0,018). Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan ρ = 0,035 dengan p = 0,846 > 0,05 sehingga H₀ diterima, artinya tidak terdapat hubungan yang signifikan antara gaya bahasa Generasi Z dan penggunaan bahasa Indonesia baku pada mahasiswa Universitas Negeri Medan. Temuan ini mengindikasikan bahwa mahasiswa mampu melakukan alih kode sesuai konteks situasi yang dihadapi.
Copyrights © 2026