Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji interpretasi nilai-nilai pendidikan agama Hindu yang terkandung dalam Geguritan Aji Palayon serta relevansinya bagi peserta didik Hindu di SMA Negeri 1 Kintamani. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya minat generasi muda terhadap karya sastra tradisional, padahal di dalamnya terkandung ajaran moral dan spiritual yang relevan dengan kehidupan masa kini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, studi pustaka, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui pendekatan hermeneutika untuk menafsirkan makna dan nilai pendidikan yang terdapat dalam teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Geguritan Aji Palayon mengandung nilai-nilai pendidikan agama Hindu yang meliputi dharma, karma phala, dan Tat Twam Asi. Nilai dharma tercermin melalui sikap tanggung jawab, rendah hati, dan pengendalian diri. Nilai karma phala menekankan kesadaran terhadap konsekuensi setiap perbuatan, sedangkan Tat Twam Asi mengajarkan empati, kasih sayang, dan keharmonisan sosial. Nilai-nilai tersebut memiliki relevansi yang kuat bagi peserta didik Hindu karena mampu membentuk karakter, meningkatkan kesadaran moral, disiplin, kejujuran, toleransi, serta tanggung jawab sosial dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, Geguritan Aji Palayon dapat dijadikan media pembelajaran kontekstual dalam memperkuat pendidikan agama Hindu sekaligus melestarikan warisan budaya Bali pada generasi muda.
Copyrights © 2026