Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik, dinamika, serta perubahan praktik parenting dalam budaya Batak di tengah perkembangan sosial modern. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur (literature review), melalui analisis berbagai sumber ilmiah seperti jurnal, buku, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa parenting dalam budaya Batak memiliki karakteristik kuat yang ditandai oleh penanaman nilai kerja keras, kemandirian, tanggung jawab, serta penghormatan terhadap orang tua yang berakar pada sistem kekerabatan dan budaya kolektivistik. Secara tradisional, pola asuh cenderung berorientasi pada kontrol dan otoritas orang tua, namun dalam konteks budaya dimaknai sebagai bentuk tanggung jawab terhadap keberhasilan anak. Seiring perkembangan zaman, terjadi dinamika berupa pergeseran menuju pola asuh yang lebih adaptif, komunikatif, dan responsif terhadap kebutuhan psikologis anak akibat pengaruh globalisasi, modernisasi, serta perubahan struktur keluarga. Representasi dalam budaya populer juga menunjukkan adanya negosiasi antara nilai tradisional dan modern dalam praktik pengasuhan. Dengan demikian, parenting dalam budaya Batak saat ini berada pada fase integratif, yaitu menggabungkan nilai-nilai tradisional dengan pendekatan parenting modern. Integrasi ini memungkinkan keluarga mempertahankan identitas budaya sekaligus mendukung perkembangan anak secara optimal di tengah perubahan sosial.
Copyrights © 2026