Perkembangan media sosial memberikan dampak positif maupun negatif terhadap kondisi psikologis mahasiswa, khususnya kesejahteraan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kesejahteraan psikologis pada mahasiswa pengguna media sosial di Kota Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif terhadap 200 mahasiswa aktif pengguna media sosial yang dipilih menggunakan teknik convenience sampling. Instrumen penelitian menggunakan skala kesejahteraan psikologis berdasarkan teori Ryff dengan model skala Likert dan dianalisis menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berada pada kategori kesejahteraan psikologis sedang sebanyak 140 orang (70%), sedangkan kategori rendah sebanyak 24 orang (12%) dan tinggi sebanyak 36 orang (18%). Responden didominasi perempuan dan berada pada rentang usia 20–22 tahun. Penelitian ini menunjukkan pentingnya penggunaan media sosial secara sehat serta penguatan dukungan sosial dan layanan kesehatan mental di perguruan tinggi untuk membantu meningkatkan kesejahteraan psikologis mahasiswa.
Copyrights © 2026