Kecemasan matematika merupakan permasalahan yang sering dialami siswa sekolah dasar dan dapat menghambat proses belajar serta pencapaian hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kecemasan matematika yang dialami siswa serta upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasinya dalam pembelajaran di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi terhadap siswa dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecemasan matematika muncul dalam bentuk rasa takut, gugup, dan kurang percaya diri saat mengikuti pembelajaran maupun mengerjakan soal. Upaya yang dilakukan guru untuk mengatasi kecemasan tersebut meliputi penggunaan metode pembelajaran yang menyenangkan, pemberian motivasi, serta penciptaan suasana kelas yang nyaman. Disimpulkan bahwa upaya yang tepat dapat membantu menurunkan kecemasan matematika siswa dan meningkatkan keaktifan belajar.
Copyrights © 2026