Pengambilan sanad qira’at Hafsh dalam hafalan Al-Qur’an di Rumah Qur’an Al-Hidayah Padang, diinisiasi oleh Ustadz H.April Hidayat, Lc. Ma. Kegiatan tersebut upaya bentuk penjagaan Al-Qur’an di tengah masyarakat. Penelitian ini berfokus pengungkapan proses pengambilan sanad qira’at Hafsh dalam hafalan Al-Qur’an, menganalisis makna yang dirasakan oleh santri dan pengajar serta bentuk peran pengambilan sanad qira’at Hafsh dalam memperkuat keberadaan Al-Qur’an di tengah masyarakat. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif dengan mengandalkan lapangan yang mengambil sumber wawancara, observasi serta menggunakan pendekatan living qur’an dengan menerapkan teori sosiologi Karl Manheim. Hal yang membedakan pada penelitian sebelumnya yakni pembahasan proses pelaksanaan pengambilan sanad qira’at Hafsh dilakasankan secara online dan offline dengan beberapa tahap yang diterapkan di Rumah Qur’an Al-Hidayah Padang, makna yang dirasakan terdapat dua yakni objektif dan ekspresif, makna objektif didasari atas adanya dalil, adanya hadis, adanya metode qira’at Hafsh dan karena di dorong dengan adanya ijazah sanad sementara untuk makna ekspresif beberapa diantaranya yakni kebanggaan, syukur, penghayatan dan rasa tanggung jawab atas sanad yang di terima serta peran Rumah Qur’an Al-Hidayah dalam menghidupkan sanad qira’at Hafsh di tengah masyarakat ialah melalui kegiatan webinar baik secara offline dan online, dakwah berbagai tempat dan Masjid.
Copyrights © 2026