Penelitian ini menguji pengaruh kompetensi auditor terhadap pendeteksian fraud serta peran moderasi pemahaman sistem informasi. Maraknya kasus fraud di Indonesia, seperti manipulasi laporan keuangan PT Indofarma Tbk (Rp371,8 miliar, 2024), menunjukkan kelemahan audit di era digital. Penelitian kuantitatif kausal ini menggunakan data primer dari kuesioner terhadap 110 auditor berpengalaman (minimal tiga tahun) di 22 KAP Provinsi Banten. Analisis Moderated Regression Analysis (MRA) menunjukkan kompetensi auditor berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendeteksian fraud (koefisien = 0,949; p < 0,001). Namun, pemahaman sistem informasi tidak memoderasi hubungan tersebut, melainkan bertindak sebagai predictor moderator dengan pengaruh langsung signifikan. Temuan ini menekankan perlunya pengembangan kompetensi tradisional dan literasi digital secara terpisah, serta pembaruan standar kompetensi audit nasional.
Copyrights © 2026