Penelitian ini mengkaji replika Candi Bahal di Museum Negeri Sumatera Utara sebagai representasi sejarah seni rupa Hindu-Buddha. Candi Bahal merupakan kompleks percandian Buddha Vajrayana di kawasan Padang Lawas yang diperkirakan berasal dari abad ke-11 hingga ke-13 dengan ciri khas arsitektur bata merah dan ornamen bergaya India Selatan. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi langsung, dokumentasi visual, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa replika secara konsisten menampilkan unsur seni rupa Hindu-Buddha meliputi struktur tiga bagian vertikal (bhurloka, bhuvarloka, svarloka), ornamen simbolis (padma, kala, stupa), serta karakter akulturasi budaya India Selatan dengan tradisi lokal Sumatera. Replika tidak sekadar berfungsi sebagai tiruan fisik, melainkan sebagai media representasi sejarah, identitas budaya, dan nilai spiritual Hindu-Buddha. Museum Negeri Sumatera Utara melalui replika ini menjalankan peran strategis dalam transmisi dan pelestarian warisan budaya Hindu-Buddha kepada masyarakat luas.
Copyrights © 2026