Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara kematangan emosi dan kecenderungan perilaku cyberbullying pada mahasiswa di Yogyakarta. Hipotesis yang diajukan adalah adanya hubungan negatif antara kedua variabel tersebut. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 103 mahasiswa dengan rentang usia 18–30 tahun. Data dikumpulkan menggunakan Skala Kematangan Emosi dan Skala Kecenderungan Perilaku Cyberbullying. Analisis data dilakukan dengan teknik korelasi Product Moment Pearson. Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi sebesar r = -0,718 dengan nilai signifikansi p < 0,001, yang menandakan adanya hubungan negatif yang signifikan antara kematangan emosi dan kecenderungan perilaku cyberbullying. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kematangan emosi berkaitan dengan penurunan kecenderungan perilaku cyberbullying. Selain itu, nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,51 menunjukkan bahwa kematangan emosi berkontribusi sebesar 51% terhadap variasi kecenderungan perilaku cyberbullying.
Copyrights © 2026