Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi adaptif yang diterapkan oleh guru Bahasa Indonesia dalam mengatasi hambatan belajar siswa tunagrahita di SLB ABC Melati. Siswa tunagrahita memiliki karakteristik kognitif yang khas, seperti rendahnya kemampuan abstraksi dan keterbatasan daya ingat, yang menjadi tantangan besar dalam penguasaan literasi dan komunikasi fungsional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara mendalam terhadap guru mata pelajaran Bahasa Indonesia di SLB ABC Melati untuk mengeksplorasi pengalaman subjektif, kendala di lapangan, serta inovasi pedagogis yang dilakukan. Selain wawancara, observasi kelas dilakukan untuk memperkuat keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi adaptif yang digunakan meliputi modifikasi kurikulum yang disesuaikan dengan tingkat IQ siswa, penggunaan media pembelajaran berbasis benda konkret (realia), serta penerapan instruksi yang sederhana dan repetitif. Strategi ini terbukti mampu meminimalisir kejenuhan belajar dan meningkatkan pemahaman kosakata dasar pada siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kompetensi guru dalam menyesuaikan metode pengajaran secara individual (Individualized Education Program) merupakan kunci utama keberhasilan pembelajaran bahasa bagi anak berkebutuhan khusus.
Copyrights © 2026