JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus

Konstruksi Sosial tentang Gangguan Jiwa dalam “Deaf Community Kupang” dan Potensi Implikasinya terhadap Perlakuan Orang dengan Gangguan Jiwa di Luar Komunitas

Rakhel Gabriela Fuah (Sosiologi, Universitas Nusa Cendana)
Hotlif A. Nope (Sosiologi, Universitas Nusa Cendana)
Aris Lambe (Sosiologi, Universitas Nusa Cendana)
Hildigardis Maria Imakulata Nahak (Sosiologi, Universitas Nusa Cendana)



Article Info

Publish Date
05 Jun 2026

Abstract

Penelitian ini mengkaji konstruksi sosial tentang gangguan jiwa dalam Deaf Community Kupang serta implikasinya terhadap perlakuan terhadap orang dengan gangguan jiwa di luar komunitas. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan tujuh partisipan yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur berbantuan penerjemah bahasa isyarat, dan dokumentasi, serta divalidasi melalui member checking. Hasil menunjukkan bahwa makna gangguan jiwa dibentuk melalui praktik komunikasi visual-linguistik dalam bahasa isyarat, yang memandang individu dengan gangguan jiwa sebagai pihak yang membutuhkan dukungan, meskipun masih terdapat pengaruh pandangan kultural yang mengaitkannya dengan faktor mistis atau moral. Konstruksi ini memengaruhi sikap komunitas, yang cenderung menjaga jarak dalam situasi tertentu, namun tetap menunjukkan empati tanpa diskriminasi langsung.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jptam

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues ...