Penelitian ini mengkaji bagaimana ukuran perusahaan, keuntungan, dan Leverage memengaruhi penundaan audit pada perusahaan manufaktur, khususnya yang bergerak di bidang properti, real estate, dan konstruksi, yang terdaftar di Indonesian Sharia Stock Index (ISSI) dari tahun 2020 hingga 2023. Penundaan audit merujuk pada waktu yang dibutuhkan untuk menyajikan laporan keuangan yang diaudit, yang dapat memengaruhi keputusan pemangku kepentingan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari laporan keuangan 12 perusahaan selama empat tahun. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, dan uji koefisien determinasi, yang dilakukan menggunakan SPSS versi 26. Studi ini menunjukkan bahwa ukuran perusahaan tidak secara signifikan mempengaruhi penundaan audit, dengan tingkat signifikansi 0,855 dan nilai t -0,184. Sebaliknya, Profitabilitas secara signifikan mempengaruhi penundaan audit, ditunjukkan oleh nilai signifikansi 0,008 dan nilai t -2,799. Leverage, bagaimanapun, tidak memiliki dampak yang signifikan terhadap penundaan audit, dengan tingkat signifikansi 0,377 dan nilai t sebesar 0,887. Studi ini menemukan bahwa hanya Profitabilitas yang secara signifikan mempengaruhi penundaan audit. Hal ini menyoroti perlunya manajemen dan auditor untuk lebih fokus pada Profitabilitas perusahaan sebagai faktor kunci dalam menilai ketepatan waktu pelaporan keuangan.
Copyrights © 2026