Daun bangun-bangun (Coleus amboinicus) merupakan tanaman herbal yang banyak dimanfaatkan masyarakat Sumatera Utara sebagai obat tradisional dan pelancar ASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan metabolit sekunder pada daun bangun-bangun sebagai tanaman herbal di Kota Medan. Penelitian dilakukan menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui uji fitokimia terhadap ekstrak etanol daun bangun-bangun. Tahapan penelitian meliputi pembuatan simplisia, ekstraksi dengan metode maserasi menggunakan etanol 96% selama 72 jam, serta pengujian alkaloid, flavonoid, dan saponin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun bangun-bangun tidak menunjukkan adanya kandungan alkaloid, flavonoid, maupun saponin. Hal tersebut ditandai dengan tidak terbentuknya endapan pada uji alkaloid, tidak terjadinya perubahan warna pada uji flavonoid, serta tidak terbentuknya busa stabil pada uji saponin. Hasil negatif tersebut diduga dipengaruhi oleh metode ekstraksi, kondisi simplisia, konsentrasi ekstrak, dan faktor lingkungan tempat tumbuh tanaman. Meskipun demikian, daun bangun-bangun tetap berpotensi sebagai tanaman herbal sehingga diperlukan penelitian lanjutan dengan metode ekstraksi dan teknik analisis yang lebih spesifik dan sensitif untuk memperoleh identifikasi metabolit sekunder secara lebih optimal.
Copyrights © 2026