Artikel ulasan ini membahas perbandingan metode Spektrofotometri UV-Vis dan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (HPLC) dalam analisis hidrokuinon pada berbagai krim pemutih dan pencerah berdasarkan jurnal nasional maupun internasional. Kajian difokuskan pada kemampuan kedua metode dalam menentukan kadar hidrokuinon melalui parameter validasi seperti linieritas, Limit of Detection (LOD), dan Limit of Quantitation (LOQ). Selain itu, dibahas pula keberadaan zat berbahaya lain seperti merkuri dan asam retinoat yang sering ditemukan dalam kosmetik pemutih. Hasil kajian menunjukkan bahwa metode UV-Vis memiliki keunggulan dari segi kemudahan, biaya, dan kecepatan analisis, sedangkan HPLC memberikan sensitivitas, selektivitas, dan akurasi yang lebih tinggi dalam mendeteksi hidrokuinon. Beberapa produk kosmetik masih ditemukan mengandung hidrokuinon melebihi batas aman 2%, sehingga pengawasan mutu dan keamanan kosmetik sangat diperlukan. Dengan demikian, Spektrofotometri UV-Vis dan HPLC sama-sama memiliki peran penting dalam analisis kosmetik, tergantung pada kebutuhan tingkat ketelitian dan tujuan pengujian.
Copyrights © 2026