Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya ilmu makiyah dan madaniah dalam memahami konteks turunnya Al-Qur’an serta adanya perbedaan pendekatan metodologis di kalangan ulama klasik. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan metode klasifikasi surah makiyah dan madaniah dalam dua kitab induk ‘Ulūm al-Qur’ān, yaitu Al-Burhān karya Az-Zarkasyi dan Al-Itqān karya As-Suyuthi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research) dan analisis deskriptif-komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua kitab memiliki persamaan dalam mengutamakan definisi waktu hijrah sebagai standar utama, menggunakan metode samā‘ī dan qiyāsī, serta mengakui tanda-tanda redaksional bersifat zhannī dengan adanya pengecualian. Perbedaan utama terletak pada keluasan pembahasan dan sikap metodologis: Az-Zarkasyi lebih ringkas dan analitis, sedangkan As-Suyuthi lebih komprehensif, eklektik, serta aktif melakukan tarjīh dan memperluas cakupan geografis hingga konsep humila. Kesimpulannya, kedua kitab memberikan kontribusi fundamental bagi studi ‘Ulūm al-Qur’ān, namun dengan karakteristik metodologis yang berbeda: Az-Zarkasyi mewakili pendekatan restriktif-sistematis, sementara As-Suyuthi mewakili sintesis dan perluasan keilmuan.
Copyrights © 2026