Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam mengembangkan self-awareness dan regulasi emosi peserta didik tingkat SMA. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai pelaksanaan peran guru BK dalam membantu perkembangan emosional peserta didik. Subjek penelitian terdiri dari guru BK dan peserta didik yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru BK memiliki peran penting melalui layanan bimbingan, konseling, motivasi, dan pendampingan. Layanan tersebut memberikan dampak positif terhadap peserta didik berupa peningkatan kesadaran diri, kemampuan mengelola emosi, rasa percaya diri, tanggung jawab, disiplin, serta kemampuan bersosialisasi yang lebih baik.
Copyrights © 2026