Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perbedaan prinsip akuntansi syariah dan konvensional terhadap penyusunan dan penyajian laporan keuangan dengan studi kasus pada Bank Mega Syariah dan Bank Central Asia (BCA). Permasalahan yang diangkat adalah bagaimana perbedaan prinsip dasar akuntansi, seperti pengakuan pendapatan, perlakuan terhadap bunga (riba), dan sistem bagi hasil, memengaruhi struktur, penyajian, dan transparansi laporan keuangan kedua jenis bank tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif komparatif. Data diperoleh melalui studi literatur, laporan keuangan tahunan, serta dokumen pendukung yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan prinsip akuntansi berpengaruh signifikan terhadap bentuk dan isi laporan keuangan. Bank Mega Syariah menerapkan prinsip keadilan dan bagi hasil yang tercermin dalam akun-akun investasi dan pembiayaan syariah, sedangkan Bank BCA menerapkan prinsip bunga dan risiko kredit yang berdampak pada perbedaan dalam pengakuan pendapatan serta penyajian laba bersih. Temuan ini menegaskan bahwa sistem akuntansi syariah tidak hanya menekankan pada aspek kepatuhan terhadap syariat, tetapi juga memberikan transparansi dan keadilan dalam pelaporan keuangan.Kata Kunci: akuntansi, perbankan, syariah, konvensional.
Copyrights © 2026