JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus

Budaya Pendalungan: Eksistensi dan Pelestarian Kesenian Can-Macanan Kadduk yang dilakukan oleh Paguyuban Tapak Hitam di Jember

Ogrey Akhbar Deniro (Sosiologi, Universitas Jember)
Yanuarya Rani Akbarwaty (Sosiologi, Universitas Jember)
Tanwirotul Afidah (Sosiologi, Universitas Jember)



Article Info

Publish Date
08 Jun 2026

Abstract

Kabupaten Jember memiliki warisan budaya yang kaya yang berasal dari perpaduan budaya Jawa dan Madura, yang dikenal sebagai budaya Pendalungan. Salah satu produk seni dari perpaduan budaya ini adalah seni pertunjukan tradisional yang disebut Can-Macanan Kadduk. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji eksistensi dan strategi pelestarian bentuk seni ini dalam menghadapi modernisasi dan globalisasi, menggunakan studi kasus Paguyuban Tapak Hitam di Kecamatan Patrang, Jember. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus, mengumpulkan data melalui observasi dan wawancara dengan informan kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Paguyuban Tapak Hitam mampu mempertahankan eksistensinya dengan adanya minat yang tinggi dari pemuda setempat dan dengan menggunakan strategi bertahan hidup. Selain mempertahankan tampilan visual asli kostum yang terbuat dari karung goni, kelompok ini juga menggunakan platform digital seperti TikTok dan YouTube sebagai ruang baru untuk pertunjukan. Langkah inovatif ini terbukti efektif dalam memangkas metode promosi tradisional dan memperluas jangkauan pasar ke daerah di luar Kabupaten Jember.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jptam

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues ...