Di era digital, media sosial berkembang semakin pesat, sehingga menjadi ruang pembentukan gaya berpakaian bagi sebagian mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media sosial terhadap pembentukan gaya berpakaian mahasiswa Universitas Jember dengan perpektif budaya konsumtif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara secara mendalam, dokumentasi, dan dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tiktok dan Instagram menjadi sumber utama dalam menentukan gaya berpakaian mahasiswa. Hal tersebut terjadi karena tren fashion yang terus muncul dan kemudahan dalam mengakses fitur belanja online mendorong mahasiswa untuk mengikuti gaya sebagai bentuk mengekspresikan diri dan identitas sosial. Dengan demikian, media sosial berperan dalam membentuk gaya berpakaian dan memperkuat budaya konsumtif bagi sebagian mahasiswa di Universitas Jember.
Copyrights © 2026