Pemanfaatan local wisdom corner di Perpustakaan USU yang kurang maksimal dan terbatasnya pengetahuan mahasiswa tentang budaya Batak khususnya tradisi Sipaha Lima menjadi latar belakang dilakukannya penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun rancang bangun konten literasi media audio visual sebagai instrumen media pendidikan pemakai yang adaptif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan action research dilengkapi dengan prosedur multimedia development life cycle (MDLC). Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, survei kepada mahasiswa. Rancang bangun konten literasi media audio visual divalidasi melalu proses expert review. Hasil dari penelitian berupa storyboard dan naskah konten literasi media dengan kerangka 5W+1H (what, source, how) yang bergaya conversational berdurasi 4-5 menit. Dokumen rancang bangun yang dihasilkan dapat menjadi landasan kolaborasi dengan mahasiswa jurusan desain komunikasi visual (DKV) untuk memproduksi media literasi budaya tradisional berbasis audio visual.
Copyrights © 2026