Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran kepemimpinan spiritual kepala sekolah dalam membentuk budaya religius di Madrasah Aliyah Al-Hamidy Banyuanyar. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, serta dokumentasi dengan melibatkan kepala sekolah, guru, dan siswa. Analisis data mengacu pada model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan spiritual diwujudkan melalui keteladanan, penanaman nilai-nilai keagamaan, serta kebijakan yang mendorong praktik religius secara konsisten. Budaya religius tampak dalam aktivitas seperti shalat berjamaah, tadarus Al-Qur’an, dan pembiasaan perilaku Islami. Temuan ini menegaskan bahwa kepemimpinan spiritual memiliki kontribusi penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang religius sekaligus membentuk karakter peserta didik.
Copyrights © 2026