Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model aktan Greimas dalam novel Sang Alkemis karya Paulo Coelho. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya kajian semiotik naratif untuk memahami struktur tindakan, hubungan antartokoh, serta fungsi unsur-unsur naratif yang membangun perjalanan tokoh utama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi. Sumber data penelitian ini adalah novel Sang Alkemis karya Paulo Coelho terjemahan Tanti Lesmana, sedangkan data penelitian berupa narasi, dialog, peristiwa, dan tindakan tokoh yang menunjukkan unsur aktan Greimas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat, kemudian data dianalisis dengan mengklasifikasikan unsur pengirim, objek, penerima, penolong, subjek, dan penentang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengirim dalam novel ini adalah mimpi berulang, perempuan Gipsi, dan Raja Salem. Objeknya adalah harta karun dan Legenda Pribadi. Santiago berfungsi sebagai subjek sekaligus penerima. Penolongnya meliputi Raja Salem, pedagang kristal, Fatima, Sang Alkemis, dan pertanda, sedangkan penentangnya berupa keraguan, pencurian, perang gurun, perampok, dan rasa takut. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa perjalanan Santiago tidak hanya menggambarkan pencarian harta karun, tetapi juga proses pencarian jati diri dan pemaknaan tujuan hidup.
Copyrights © 2026