Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran generasi muda dalam menjaga eksistensi Pancasila sebagai ideologi nasional di tengah tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi digital. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan melibatkan mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Negeri Medan Stambuk 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki pemahaman yang cukup baik terhadap nilai-nilai Pancasila dengan persentase persetujuan sebesar 85,75%. Namun, penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan digital, khususnya dalam penyebaran konten positif dan menghindari ujaran kebencian, masih belum sepenuhnya optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa generasi muda memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam memperkuat nasionalisme, toleransi, gotong royong, dan persatuan melalui pemanfaatan teknologi digital secara bijak agar Pancasila tetap relevan dan kokoh di masa mendatang.
Copyrights © 2026